Skill Spesialis vs Skill Umum

Skill umum (general) dan skill khusus (spesialis) tentu memiliki kelebihan dan kekurangan terutama pengaruh soal pendapatan. skill khusus lebih mudah mendapatkan pekerjaan juga  berpenghasilan lebih besar karena memang spesialis (khusus). ibarat Anda sakit gigi, Anda lebih memilih pergi ke dokter umum atau ke dokter gigi? jelas dokter gigi.

Namun bukan berarti skill umum (general) tidak mendapatkan peluang yang sama terutama soal pendapatan. mungkin ini tergantung pekerjaan atau mungkin sudah umum di setiap pekerjaan. contoh : saat ini perusahaan membutuhkan skill khusus web desain, bukan berarti web designer kerjanya hanya ngurus desain website saja. pasti ada hal lain yang perlu di kerjakan.

Banyak alasan kenapa skill umum saat ini lebih banyak di butuhkan dari pada " yang hanya skill khusus ". apalagi era pandemi covid-19 seperti saat ini. selain faktor dampak buruknya ekonomi akibat pandemi, juga faktor ketidaktahuan perusahaan. orang bisa desain website, harus bisa juga desain banner. atau bahkan bisa optimasi sedikit dari sisi SEO nya. bukan berarti harus menguasai / expert. Hanya di permukaannya saja yang di perlukan. kalau yang di butuhkan perusahaan sudah jadi target marketing, artinya perusahaan butuh SEO expert (bukan sekedar skill dasar SEO).

Kadang perusahaan itu tidak mengerti ranah digital marketing. dunia digital marketing itu sangat luas. posting di facebook saja kalau sudah bisa mendapatkan engagement yang besar, itu sudah menjadi bahan pertimbangan kalau si A bisa digital marketing. tinggal di tentukan saja targetnya apa.

bisnis startup

Kalau sudah mencakup skill khusus itu benar-benar ada hitungannya. ngga asal harus bisa ini-itu tapi yang di gaji hanya 1 job desk. katakanlah 7-10 juta /bulan (untuk wilayah Jakarta & Bekasi). kalau ahli di 2 job desk harusnya penghasilannya 2x lipat 😀

Balik ke skill general..

Skill umum (general) ada peluang besar menjadi seorang manager. meskipun tidak expert di suatu bidang, itu tidak menjadi masalah terkait penghasilan. project manager, digital marketing manager, SEO manager, dsb.. jabatan tersebut bisa di dapatkan dengan skill general. minimal tahu pekerjaan digital marketing di level menengah.

Contoh saya..

Skill general : desain grafis, edit video, bikin video animasi, ms. office, setup server VPS, panel web, copywriting, email marketing, programming, web development, laravel, CI, PHP native, photosop, dsb.

Skill khusus : desain website, SEO, & social media marketing. dari 3 ini pun kalau di bedah lagi Saya merasa lebih expert di web desain & SEO.

Web & SEO itu ibarat dealer motor & marketing. orang bisa membuat sebuah kantor sebagus mungkin, senyaman mungkin, tapi belum tentu bisa mempromosikan motornya. sebaliknya juga demikian, orang bisa mempromosikan produknya tapi belum tentu bisa membuat produknya.

Sudah paham? 🙂

Kalau sudah ada target tertentu, sebaiknya rekrut yang mempunyai skill khusus (spesialis). mahal, tapi worth it!

Semua ada harganya brader. no pain, no gain 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe Newsletters

    envelope linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram