Cara Membuat Desain Kemasan Produk Untuk Menunjang Pemasaran

Kemasan produk memiliki fungsi yang cukup penting untuk menunjang pemasaran yang dilakukan. Ya, dengan kemasan yang lebih unik, tentu ketertarikan konsumen pun akan muncul sehingga perlahan penjualan produk akan meningkat.

Jika dilihat saat ini, banyak sekali produk yang hadir dengan kemasan yang unik, penuh warna bahkan anti-mainstream. Hal tersebut tentu harus dipandang sebagai sebuah inovasi serta strategi pemasaran yang baru. Nah, seiring dengan pentingnya peran kemasan, tentu mengetahui cara membuat desain kemasan produk menjadi penting diketahui.

Bagaimana langkah dan cara yang harus dilakukan untuk membuat desain kemasan produk tersebut demi pemasaran yang senantiasa meningkat dari waktu ke waktu? Simak ulasan selengkapnya!

Membuat Desain Kemasan Produk Untuk Pemula

Terkait membuat desain kemasan produk, ada beberapa langkah yang perlu dipahami dengan baik. Dengan pemahaman yang kompleks, tentu nantinya Anda bisa membuat kemasan yang unik dan sesuai keinginan.

Beberapa langkah yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  • Memahami Layer Kemasan Produk

Sebelum membuat kemasan produk yang unik, Anda harus memahami layer kemasan terlebih dahulu. Dalam hal ini, ada tiga layer yang memiliki bentuk serta fungsi berbeda.

Outer packaging merupakan layer pertama di mana bagian ini akan dilihat oleh pelanggan pertama kali. Sedangkan inner packaging merupakan pelindung dari outer packaging agar produk tidak mudah lecet. Nah, product packaging adalah desain utama dari sebuah produk yang akan dipasarkan.

  • Menentukan Desain Kemasan

Setelah mengetahui tentang layer dalam kemasan, hal berikutnya yang harus diketahui dalam pembuatan desain kemasan produk adalah menentukan desain itu sendiri. Untuk menentukan desain, Anda bisa mencari referensi guna mendapatkan inspirasi.

Dalam hal ini, hal yang perlu ditekankan adalah buatlah desain yang mampu mewakili identitas dari brand dan produk yang Anda pasarkan. Anda tentu bisa menggabungkan beberapa warna serta konsep untuk membuat desain yang cenderung anti-mainstream.

  • Membuat Die-Line

Die-line adalah desain template dasar untuk membuat kemasan. Konsep ini akan sangat membantu terutama untuk Anda yang merasa bingung dengan letak kemasan yang benar. Tentu saja, die-line akan dibagi menjadi beberapa bagian yang berbeda tergantung dari bagaimana bentuk kemasan dari produk yang Anda inginkan.

Salah satu bentuk die-line yang sering digunakan adalah zip. Bentuk ini banyak digunakan untuk produk camilan atau produk lain yang cenderung ringkas dan bisa dibawa ke mana saja.

  • Memotong Sesuai Die-Line

Jika die-line sudah jadi, maka langkah selanjutnya adalah memotong kemasan sesuai dengan die-line tersebut. Dalam hal ini, potong rangka kemasan menggunakan cutter yang tajam dengan penggaris untuk hasil potongan yang cenderung lebih rapi. Tentu, setelah proses potong selesai, Anda bisa melipat kemasan sesuai dengan bentuk yang diinginkan.

  • Mencetak dan Menempel Layar Kemasan

Apabila konsep kemasan sudah jadi, maka kembali ke bagian awal yakni tentang layer. nah, di tahap ini, Anda perlu mencetak serta menempel layer untuk produk packaging di sekitar kemasan tersebut. Dalam hal ini, cek kualitas dari layer serta informasi produk yang hendak diberikan pada konsumen. Juga, jangan lupa terkait logo brand untuk promosi.

Beberapa langkah di atas bisa menjadi pengetahuan baru terkait bagaimana cara untuk membuat desain kemasan. Sebagaimana diketahui, desain kemasan memiliki pengaruh yang cukup besar untuk kesuksesan pemasaran. Oleh karenanya, Anda perlu selektif dan memastikan jika desain kemasan yang dibuat bisa diandalkan untuk mendapatkan atensi dari konsumen. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe Newsletters

    envelope linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram