Mengenal Makna Rezeki

Rezeki itu mempunyai makna yang sangat luas. ternyata ” uang “ posisinya berada paling bawah (rendah). hal ini di sampaikan oleh Mas Ippho Santosa di acara Talk Show IM_POSSIBLE di bawakan oleh Merry Riana di Metro TV. jujur saja, Saya suka cara berfikirnya Mas Ippho tak jarang saya sering mengutip pernyataannya. beberapa buku-bukunya juga menjadi bacaan favorit saya seperti : 7 Keajaiban Rezeki, Sukses Protokol, dsb. Pada artikel sebelumnya tentang Allah yang Merencanakan, Kita yang Menentukan, topik tersebut saya ambil dari perbincangan Mass Ippho dengan Merry Riana lalu saya jabarkan lebih luas dan mengambil beberapa referensi  ayat-ayat Al-Quran sebagai bukti otentik.

Saya pun awalnya kaget ternyata Rezeki itu ada yang memang hak kita, ada juga rezeki titipan (bukan hak kita). contoh : di rumah ada makanan enak, tapi ternyata kita tidak bisa menikmati (memakannya) karena sakit. makanan sederhana pun kalau kita bisa menikmatinya berarti itu memang rezeki kita. sampai disini saya mengucap syukur berkali-kali. Ya Allah ternyata pengetahuan Hamba tentang rezeki masih sangat sempit. dan masih butuh banyak bimbingan.

makanan-enak-bagian-dari-rezeki

Rezeki itu ada yang pasti ada juga yang tidak pasti. misalnya : gaji kantor Rp. 5 juta perbulan dan itu sudah pasti. karena kebutuhan semakin banyak muncullah di benak kita ingin memiliki penghasilan lebih dari 5 juta. solusinya, berdagang. di dunia ini perputaran uang yang paling cepat adalah dengan berdagang. dan dengan berdagang pula rezeki kita menjadi tak terbatas. mau punya penghasilan 10juta, 20juta, 100juta perbulan pun sangat mungkin bisa di capai tentunya dengan bekal ilmu yang harus di pelajari. ada juga orang yang kerjanya siang-malam tapi penghasilan rupiahnya itu-itu saja.

Kerja keras saja tidak cukup, harus di barengi kerja cerdas dan kerja ikhlas agar penghasilannya optimal (sesuai apa yang kita usahakan). makanya ilmu bisnis itu sangat penting. jualan sekedar jualan kalau tidak di bekali ilmu yang mumpuni ujung-ujungnya capek doank men 🙁

Nah bagi yang masih muda jangan takut mencoba. kalaupun gagal, ya setidaknya belum ada tanggungan keluarga dan tenaga juga masih kuat untuk survive. kita nggak pernah tahu potensi kita sebenarnya ada dimana. kalau terus-terusan melakukan rutinitas yang sama setiap hari sepanjang tahun, dunia terasa begitu sempit men. akan ada masa penyesalan dimana impianmu belum terwujud hingga kini. terlalu takut melangkah membuatmu tak pernah tahu sebenarnya ” Gue ini bisa apa? apa yang bisa Gue capai? “

Kalau nggak mau melalui proses ya sudah nggak usah sukses. beres!

Gagal dalam bisnis itu sudah biasa. kalau dikit-dikit takut rugi, mau sampai kapan kita bisa sukses? saya percaya sebelum kesuksesan tercapai akan ada fase kegagalan. dan itu sudah pasti.

Paling tidak buatlah sejarah penting dalam hidup untuk bahan cerita ke Anak, kalau orang tuanya memiliki banyak pengalaman. jadi bukan hanya menasehati (ngomong doank) tapi juga ada studi kasusnya gunanya untuk memisahkan mana yang layak dan mana yang tidak penting.

Rezeki itu maknanya sangat luas, beberapa di antaranya :

Berbentuk Kesehatan

Jenis rezeki ini kalau menurut saya paling berharga. buat apa punya uang Rp. 1M kalau sakit-sakitan. buat apa punya banyak makanan enak di rumah tapi tidak bisa menikmatinya? buat apa uang punya banyak uang tapi kita tidak bisa jalan-jalan? Saya termasuk orang yang sangat berhati-hati soal makanan. lebih banyak mengkonsumsi sayuran dari pada daging. makan daging dalam sebulan paling 2-3x saja. selebihnya tahu, tempe, telor, dan sayuran. lebih banyak sayurannya sih…

Olah raga juga sangat penting, sebisa mungkin setiap pagi luangkan waktu Anda paling tidak 15-30 menit saja sebelum melakukan aktivitas. kalau saya pribadi biasanya senam kecil-kecilan kadang juga di susul dengan lari pagi (keliling komplek) setelah shubuh, ya kira-kira jam 5.30 WIB lah. bagaimanapun juga fitrah manusia harus bergerak kalau tidak bergerak akan gampang terserang penyakit. sekali lagi kesehatan itu HARTA PALING BERHARGA. selagi masih muda jangan malas-malasan berolah raga nanti kalau sudah kena penyakit baru tau rasanya 😀

Hubungan Baik

Ini juga bagian dari rezeki. hubungan baik dengan keluarga, teman, saudara, atau siapapun di sekitar kita itu adalah rezeki dari Sang Khalik. ada loh orang kaya harta tapi hubungan sama keluarga dan teman-temannya tidak harmonis. menjalin hubungan baik dengan siapapun itu penting dan yang jelas Anda harus tahu memposisikan diri mengingat tidak semua menjalin hubungan itu baik untuk kehidupan kita.

team_trip

Tidak mungkin kita berteman dengan pencuri, bandar narkoba, tukang fitnah, tukang gosip, dsb. dulu jaman kuliah sekitar umur 20-an saya tipe orang yang tak pernah membeda-bedakan dalam bergaul. iya siapapun! termasuk pemakai narkoba dan pemabuk. sampai suatu ketika saya mulai menyadari bahwa lingkungan pergaulan juga mempengaruhi kualitas hidup saya. perlahan saya mulai menarik diri dan memfilter beberapa teman yang layak. hingga di fase saat ini saya masih memfilter beberapa teman pergaulan. kalau isinya hanya gengsi, atau hal-hal negatif lainnya sudah pasti saya hindari. sampai saat ini Saya bersyukur lahir di tengah-tengah keluarga besar yang baik, teman-teman yang peduli dan bisa mendorong saya ke arah yang lebih positif dan produktif, dan lingkungan yang mendukung perkembangan saya.

Nikmatnya Makanan

Anda pasti sering mendengar kalimat ini ” yang penting masih bisa makan “. setidaknya kalimat ini cocok dalam kondisi tertentu misalnya kalau lagi bokek. entah makan nebeng di rumah teman, hutang di warteg, datang ke acara kondangan (tamu tak diundang tanpa amplop) hahaha 😀

Ya, lagi-lagi ini kaitannya sangat erat dengan kondisi kesehatan kita. mau dihidangkan makanan enak apapun kalau tidak bisa memakannya juga percuma (itu bukan rezeki kita). makanan sederhana pun kalau kita bisa menikmatinya berarti itu memang rezeki kita.

Dan terakhir adalah Uang

Seperti yang Mas Ippho bilang rezeki dalam bentuk uang ini berada di posisi paling rendah. loh bukannya semua butuh uang ya? makanan juga belinya pakai uang loh. uang memang bukan segalanya tapi segalanya butuh uang. kaya nggak menjamin bahagia apalagi miskin? uang nggak di bawa mati tapi kalau hidup tanpa uang rasanya mau mati. masih banyak lagi kalimat-kalimat itu bertebaran di internet.

Uang juga bisa menjadi sumber malapetaka. karena uang tidak punya saudara. yang awalnya berteman, bersaudara, berkeluarga, bisa menjadi musuh gara-gara berebut uang. Saya pernah mengalami hal ini dalam urusan bisnis. menjalin kerja sama namun berujung pertengkaran hingga pada akhirnya saya merelakan uang puluhan juta amblas di bawa patner. sampai saat ini saya sangat berhati-hati soal uang. sekarang bisa saja calon patner bisnis bilang oke, iya, gampang.. tapi suatu saat bisa saja terjadi diluar dugaan. inilah salah satu cara setan menjerumuskan Manusia dalam lembah dosa. sampai saat ini Saya masih belajar dan belajar bagaimana cara menemukan patner bisnis yang sejalan (dalam jangka panjang) dan bagaimana cara membangun jaringan bisnis yang kokoh.

Ikhlas satu cara paling mudah melupakan yang sudah terjadi dan dijadikan pelajaran berharga untuk di kehidupan sekarang dan nanti. tapi point pentingnya pada bab ini adalah :

Kaya atau Miskin itu adalah ujian. ini soal rezeki ya..

Rezeki adalah ujian. di mewahkan bukan berarti di muliakan, disempitkan bukan berarti dihina. DUA KUNCI yang meluluskan kita adalah syukur dan sabar.

Quote diatas saya dapatkan dari foto prodil teman di facebook. singkat tapi sangat mengena. selama ini kita sering merasa kekurangan soal uang ternyata yang membuat kita selalu kekurangan adalah karena kurang bersyukur. sebenarnya rezeki dari Allah itu selalu cukup, yang membuat tidak cukup ya gaya hidup. kita lebih mementingkan keinginan daripada kebutuhan. kita lebih mementingkan gengsi agar terlihat WAH dimata manusia lainnya. padahal gengsi itu menyusahkan diri sendiri. nggak mampu beli cash ujung-ujungnya kredit. tak apa itu memang hak tapi cobalah lihat lebih dalam apa benefit dari gengsi selain menyusahkan diri sendiri? gengsi boleh tapi sesuaikan dengan kemampuan. jangan memaksakan diri apa lagi sampai di bela-belain nyicil. prioritaskan kebutuhan dan kesampingkan keinginan. Insya Allah hidup kita jadi lebih tenang dan damai.

Selamat beraktivitas di awal pekan. semangat! 😀

Get more stuff like this

Subscribe to our mailing list and get interesting stuff and updates to your email inbox.

Thank you for subscribing.

Something went wrong.

Discussion

  1. udonk

Leave a Reply