Modal Utama Bisnis itu Bukan Uang!

Seringkali saya menjumpai orang-orang di sekitar kalau mau buka bisnis itu yang terpenting harus ada modal uang dulu. saya katakan itu benar, tapi ada yang lebih penting dari uang bahkan tanpa modal uang pun Anda bisa memulai bisnis. jadi jangan dijadikan alasan utama kenapa sampai saat ini Anda belum punya bisnis hanya gara-gara belum ada modal (uang).

Banyak sekali pelaku bisnis saat ini memulai bisnis-nya benar-benar dari nol, tanpa biaya (minim). biasanya mereka menjual keahlian lalu hasilnya di investiasi kan ke bisnis lainnya. dan tak jarang kehidupan mereka dulu sekarang berubah menjadi seorang bos (juragan).

Memulai bisnis itu sama halnya ketika kita masih kecil. belajar tengkurap, belajar berjalan, belajar berlari, belajar naik sepeda, dsb. bagaimana tidak, yang tadinya sudah terbiasa menjalani rutinitas kantor, tiba-tiba ingin memulai berbisnis. sama seperti yang saya rasakan selama 2 tahun terakhir ini. dan ternyata modal uang itu bukan yang utama, melainkan kesiapan MENTAL!.

 

Disini Anda di tuntut kreatif, mampu bersaing dengan pelaku bisnis lainnya. dan yang terpenting bisa terus berinovasi. bisnis yang sudah besar tak terjamin terus bertahan kecuali mampu berinovasi. sudah tahu belum bagaimana perusahaan raksasa terhempas hancur gara-gara tak bisa berinovasi?, sebut saja Yahoo!, Nokia, Kodak, Sony, Siemens, dsb. itu perusahaan besar yang sudah puluhan tahun berjaya malang melintang di jagad teknologi. bagaimana dengan kita yang masih kecil?, atau yang baru mau mulai?. oleh karena itu mental Anda harus benar-benar siap menghadapi segala kemungkinan yang terjadi.

Orang-orang disekitar saya mengira kalau saya punya pinjaman modal di bank untuk memulai bisnis. padahal tidak demikian!, saya memulai bisnis dari hasil kerja sampingan saya sebagai desainer grafis. yang lain mengumpulkan uang untuk gengsi, beli gadget mahal, traveling, kuliner, dsb.

Sukses dan Gagal itu Berpola

Kalimat ini saya kutip dari kata Mas J (Jaya Setiabudi) yang dia post di facebook nya 2013 lalu. dan baru saya sadari beberapa bulan kemarin kalau sukses dan gagal itu berpola. jadi kalau misalnya Anda saat ini menjalani bisnis fashion dan tak ada perkembangan, cobalah ubah strategi Anda. jangan mudah menyimpulkan kalau bisnis Anda sudah gagal.

Sampai saat ini saya masih terus berupaya mengembangkan pertumbuhan bisnis saya di bidang digital marketing. di tahun pertama launching 2014 saya mampu menghasilkan Rp. 100 juta pertama selama 1 tahun tanpa promosi dan biaya iklan apapun. iya, hanya mengandalkan google search. jika di hitung bulanan maka rata-rata penghasilan saya kurang lebih Rp. 8,5 juta/bulan. itu baru di bisnis digital marketing belum di bisnis jualan kaos dan google adsense.

Minimalisir Pengeluaran yang (Gak Penting)

Ini penting karena selama Anda sudah terjun di dunia bisnis, harus benar-benar totalitas jika ingin berhasil. Anda harus bisa meminimalisir pengeluaran yang tidak penting atau paling tidak tunda lah kesenangan untuk sementara waktu. saya mengatakan demikian karena ada kaitannya dengan bisnis saya di tahun 2014. dimana hasil berbisnis kala itu saya buat untuk traveling, naik gunung, dan saya investasikan ke bisnis teman yang pada akhirnya membuat bisnis saya bermasalah selama september 2015 hingga februari 2016 (5 bulan). total kerugian mencapai Rp. 30 juta!. itu jumlah yang besar seukuran saya mengingat menghasilkan uang setidaknya Rp. 8juta perbulan itu bukanlah hal mudah. jadi, cobalah fokus ke bisnis Anda dan abaikan yang tidak penting. prioritaskan kebutuhan (bukan keinginan).

Bangun Network dan Reputasi

Saya sadar kesesuksesan dalam berbisnis saat ini adalah kekuatan jaringan dan reputasi. mau punya modal uang sebesar apapun kalau tidak memiliki jaringan dan reputasi baik, bisnis apapun tidak akan berhasil. Anda harus bisa membuat, membangun dan mengoptimalkan branding. studi kasus yang saya buat lebih mudah membangun brand bisnis dari pada personal identify. tapi pada dasarnya keduanya itu penting karena bagaimanapun orang-orang akan mencari tahu siapa dibalik kesuksesan bisnis itu.

Saat ini social media menjadi alat paling efektif dalam membangun brand, jadi manfaatkanlah dengan baik. hindari mengupdate status 4l4y atau hal-hal yang tak ada kaitannya dengan bisnis Anda. dan temukan target penjualan Anda secara online agar promosi Anda benar-benar sesuai sasaran. lebih menghemat waktu, tenaga, dan tentunya cost.

Pada dasarnya modal uang dalam membangun bisnis itu nomor 2 setelah persiapan mental. mau punya modal uang berapapun jika mental tak siap menghadapi segala kemungkinan yang terjadi, ujung-ujungnya bisnis Anda akan menemui kegagalan. setahun yang lalu (pas kebangkrutan bisnis Saya) ditawari modal Rp. 50 juta secara cuma-cuma oleh kakak ipar. tapi saya menolak karena saya tahu betul kondisi mental saya saat itu. dari pada jadi masalah yang semakin rumit, saya lebih memilih bangkit dengan cara saya sendiri meski modal sudah habis. sekali lagi, persiapkan mental yang matang. jangan cuma ikut-ikutan trend. mulai lah dari apa yang Anda sukai dan kuasai. dan itu lebih mudah kedepannya.

Selamat beraktivitas di awal pekan 🙂

Get more stuff like this

Subscribe to our mailing list and get interesting stuff and updates to your email inbox.

Thank you for subscribing.

Something went wrong.

Discussion

  1. Enterpreneur

Leave a Reply